RPP SMA Kelas X Smt 2

zwani.com
SoloCyberCity

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Standar Kompetensi:
3. Memahami sifat-sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit, serta reaksi oksidasi-reduksi
Kompetensi dasar :
3.1 Mengidentifikasi sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit berdasarkan data hasil percobaan.
3.2. Menjelaskan perkembangan konsep reaksi oksidasi- reduksi dan hubungannya dengan tata nama senyawa serta penerapannya.
I. Indikator:
 Mengidentifikasi sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit melalui percobaan
 Mengelompokkan larutan ke dalam larutan non elektrolit dan elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya
 Menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik
 Mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar.
 Membedakan konsep oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.
 Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion.
 Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks
 Memberi nama senyawa menurut IUPAC.
 Mendeskripsikan konsep larutan elektrolit dan konsep redoks dalam memecahkan masalah lingkungan.
II. Tujuan:
Siswa dapat,
 Mengidentifikasi sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit melalui percobaan
 Mengelompokkan larutan ke dalam larutan non elektrolit dan elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya
 Menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik
 Mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar.
 Membedakan konsep oksidasi reduksi ditinjau dari penggabungan dan pelepasan oksigen, pelepasan dan penerimaan elektron, serta peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.
 Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion.
 Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks
 Memberi nama senyawa menurut IUPAC

 Mendeskripsikan konsep larutan elektrolit dan konsep redoks dalam memecahkan masalah lingkungan.
III. Materi Ajar :
larutan non elektrolit dan elektrolit
 jenis larutan berdasarkan daya hantar listrik
 jenis larutan elektrolit berdasarkan ikatan.
konsep oksidasi dan reduksi
 Bilangan oksidasi unsur dalam senyawa atau ion
 tata nama menurut IUPAC
Aplikasi redoks dalam memecahkan masalah lingkungan
IV. Metode pendekatan:
o Ceramah
o Diskusi
o Penugasan
V. Skenario Pembelajaran
Kegiatan awal
o Salam pembuka
o Memeriksa kehadiran siswa.
o Memeriksa sepintas apakah PR, apakah siswa mengerjakannya atau tidak.
o Apersepsi:
Diskusi singkat tentang larutan non elektrolit dan elektrolit
Apakah yang dimaksud larutan non elektrolit dan elektrolit ?
o Motivasi
Dengan memahami larutan non elektrolit dan elektrolit kita akan dapat memahami perbedaan antara non elektrolit dan elektrolit yang satu dari yang lainnya.
Kegiatan Inti.
Membahas Melalui diskusi kelas.
(1) Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi sifat-sifat larutan non elektrolit dan elektrolit dalam diskusi kelompok di laboratorium.
(2) Menyimpulkan perbedaan sifat dan jenis larutan non elektrolit dan elektrolit.
(3) Demontrasi reaksi pembakaran dan serah terima elektron (misal reaksi antara paku besi dicelupkan ke dalam air aki).
(4) Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion dalam diskusi kelas.
(5) Berlatih menentukan bilangan oksidasi, oksidator, reduktor, hasil oksidasi, dan hasil reduksi.
(6) Menentukan penamaan senyawa biner (senyawa ion) yang terbentuk dari tabel kation dan anion serta memberi namanya dalam diskusi kelompok.
(7) Menemukan konsep redoks untuk memecahkan masalah lingkungan dalam diskusi kelompok di kelas
VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar :
Buku Kimia; LKS, multimedia.
VII. Penilaian:
A. PPK
B. Responsi

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Standar Kompetensi:
4. Memahami sifat-sifat senyawa organik atas dasar gugus fungsi dan senyawa makromolekul.
Kompetensi dasar :
4.1 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam membentuk senyawa hidrokarbon
4.2 Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan strukturnya dan hubungannya dengan sifat senyawa.
4.3 Menjelaskan proses pembentukan dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi serta kegunaannya
4.4 Menjelaskan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari dalam bidang pangan, sandang, papan, perdagangan, seni, dan estetika

I. Indikator:
 Mengidentifikasi unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon melalui percobaan.
 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam senyawa karbon
 Membedakan atom C primer, sekunder, tertier dan kuarterner.
 Mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan
 Memberi nama senyawa alkana, alkena dan alkuna.
 Menyimpulkan hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan massa molekul relatif dan strukturnya.
 Menentukan isomer struktur (kerangka, posisi, fungsi) dan isomer geometri (cis, trans)
 Menuliskan reaksi sederhana pada senyawa alkana, alkena, dan alkuna (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, dan reaksi eliminasi)
 Mendeskripsikan proses pembentukan minyak bumi dan gas alam.
 Menjelaskan komponen-komponen utama penyusun minyak bumi.
 Menafsirkan bagan penyulingan bertingkat untuk menjelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi.
 Membedakan kualitas bensin berdasarkan bilangan oktannya.
 Menganalisis dampak pembakaran bahan bakar terhadap lingkungan.
 Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang pangan
 Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang sandang dan papan.
 Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang seni dan estetika.
II. Tujuan:
Siswa dapat,
a. Mengidentifikasi unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon melalui percobaan.
b. Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam senyawa karbon.
c. Membedakan atom C primer, sekunder, tertier dan kuarterner.
d. Mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan.
e. Memberi nama senyawa alkana, alkena dan alkuna.
f. Menyimpulkan hubungan titik didih senyawa hidrokarbon dengan massa molekul relatif dan strukturnya.
g. Menentukan isomer struktur (kerangka, posisi, fungsi) dan isomer geometri (cis, trans).
h. Menuliskan reaksi sederhana pada senyawa alkana, alkena, dan alkuna (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, dan reaksi eliminasi).
i. Mendeskripsikan proses pembentukan minyak bumi dan gas alam.
j. Menjelaskan komponen-komponen utama penyusun minyak bumi.
k. Menafsirkan bagan penyulingan bertingkat untuk menjelaskan dasar dan teknik pemisahan fraksi-fraksi minyak bumi.
l. Membedakan kualitas bensin berdasarkan bilangan oktannya.
m. Menganalisis dampak pembakaran bahan bakar terhadap lingkungan.
n. Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang pangan.
o. Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang sandang dan papan.
p. Mendeskripsikan kegunaan dan komposisi senyawa hidrokarbon dalam bidang seni dan estetika.
III. Materi Ajar :
 identifikasi atom C,H dan O.
 kekhasan atom karbon.
 atom C primer, atom C sekunder , atom C tertier, dan atom C kuarterner.
 akana, alkena dan alkuna
 sifat-sifat fisik alkana, alkena dan alkuna
 isomer
 reaksi senyawa karbon
 minyak bumi
 fraksi minyak bumi
 mutu bensin
 Dampak pembakaran bahan bakar
 Senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari.
IV. Metode pendekatan:
o Ceramah / penyampaian informasi.
o Diskusi
o Penugasan

V. Skenario Pembelajaran

Kegiatan awal
o Salam pembuka
o Appersepsi
o Motivasi

Kegiatan Inti

 Merancang dan melakukan percobaan untuk mengidentifikasi unsur C, H, dan O dalam senyawa karbon dalam diskusi kelompok di laboratorium
• Dengan menggunakan molymood mendiskusikan kekhasan atom karbon dalam diskusi kelompok di kelas
• Menentukan atom C primer, sekunder, tertier dan kuarterner dalam diskusi kelompok di kelas
• Dengan menggunakan molymood (dapat diganti dengan molymood buatan) mendiskusikan jenis ikatan atom karbon pada senyawa alkana, alkena dan alkuna.
• Latihan tatanama.
• Menganalisa data titik didih dan titik leleh senyawa karbon dalam diskusi kelompok.
• Dengan menggunakan molymood menentukan isomer senyawa hidrokarbon melalui diskusi kelompok.
• Merumuskan reaksi sederhana senyawa alkana, alkena dan alkuna dalam diskusi kelas
• Dalam kerja kelompok membahas tentang eksplorasi minyak bumi, fraksi minyak bumi, mutu bensin, dan dampak hasil pembakaran bahan bakar
• (Kunjungan ke museum atau lokasi eksplorasi minyak bumi bila terdapat di lingkungan sekolah)
• Presentasi hasil kerja kelompok.
• Diskusi dalam kerja kelompok untuk mengidentifikasi kegunaan senyawa hidrokarbon dalam bidang pangan, sandang , papan dan dalam bidang seni dan estetika (untuk daerah-daerah penghasil minyak bumi atau yang memiliki industri petrokimia bisa diangkat sebagai bahan diskusi).

Kegiatan Akhir
o Menyimpulkan
o Memberi tugas untuk pertemuan berikutnya
Alat / Bahan / Sumber Belajar :
Buku Kimia; LKS, multimedia.
Penilaian: PPK, Responsi

About Petrus Adi Susilo

Im a product of a GODs grace.. Mahasiswa Pendidikan Kimia angkatan 2009 @ Universitas Palangkaraya.

Posted on September 12, 2011, in RPP Kimia SMA. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: